Hedging Strategy: Teknik Mengamankan Profit Tanpa Menutup Posisi
Banyak Prop Firm di Amerika Serikat (yang pakai MetaTrader 5 Netting) melarang Hedging. Tapi untungnya, mayoritas firma modern yang kita rekomendasikan (FTMO, Funding Pips) memperbolehkan Hedging.
Hedging bukan sekadar membuka Buy dan Sell secara bersamaan tanpa tujuan. Itu namanya bunuh diri biaya spread. Hedging adalah teknik manajemen posisi tingkat lanjut.
Teknik 1: The Profit Lock (Kunci Keuntungan)
Anda punya posisi BUY 1 Lot yang sudah profit +50 pips. Tiba-tiba ada berita High Impact akan rilis 5 menit lagi. Anda takut harga berbalik, tapi Anda juga sayang menutup posisi karena tren masih kuat.
Solusi: Buka posisi SELL 1 Lot (Hedge).
- Sekarang profit Anda terkunci. Mau harga naik atau turun 1000 pip pun, nilai ekuitas Anda tidak berubah (dikurangi spread/swap).
- Setelah berita lewat dan arah pasar kembali jelas, Anda bisa menutup posisi Sell (ambil profit pendek) dan membiarkan posisi Buy (profit panjang) berlari lagi.
Teknik 2: The Rescue Mission (Penyelamatan)
Anda Buy, harga turun. Anda minus -20 pips. Alih-alih Cut Loss, Anda membuka Sell untuk menghentikan pendarahan ekuitas.
Peringatan Keras: Teknik ini SANGAT BERBAHAYA bagi pemula. Seringkali trader terjebak dalam "Locking" selamanya. Mereka tidak tahu kapan harus melepas salah satu posisi, dan akhirnya ekuitas habis dimakan Swap negatif setiap malam.
Aturan Prop Firm tentang Hedging
Perhatikan: Prop firm biasanya melarang Arbitrage Hedging (Hedging antar akun).
- Boleh: Akun A punya posisi Buy 1 lot dan Sell 1 lot di pair yang sama.
- Dilarang (Banned): Akun A Buy 5 lot, lalu Akun B (milik Anda juga) Sell 5 lot di waktu yang sama. Ini dianggap strategi "mengakali" sistem (Risk-Free Arbitrage) dan akan menyebabkan kedua akun diblokir.
By: Edisikurasi
Posting Komentar