Max Drawdown Statis vs Trailing: Mana yang Lebih Berbahaya?

Table of Contents

Max Drawdown Statis vs Trailing Mana yang Lebih Berbahaya

Salah satu alasan utama mengapa firma Futures seringkali terlihat "lebih murah" daripada firma Forex adalah aturan ini: Trailing Drawdown. Ini adalah fitur yang sering diabaikan pemula, namun paling mematikan.

Statis (Static) Drawdown: Sahabat Anda

Ini adalah tipe drawdown yang paling fair dan disukai trader.

Cara Kerja: Batas kerugian maksimal (Max Loss) dipatok di angka tetap dan tidak bergerak.
Contoh: Akun $100k, Max Loss 10% ($90k).
Jika Anda profit sampai $105k, batas rugi Anda TETAP di $90k. Artinya, buffer (ruang napas) Anda bertambah menjadi $15k. Semakin profit, semakin aman akun Anda.

Trailing Drawdown: Musuh dalam Selimut

Ini adalah tipe drawdown yang "mengejar" profit Anda.

Cara Kerja: Batas kerugian ikut naik seiring profit tertinggi (High Water Mark) yang pernah Anda sentuh (bahkan jika itu hanya floating profit!).
Contoh: Akun $100k, Max Loss $90k (Trailing $2,500).
Jika Anda profit menjadi $102,000, batas kerugian Anda NAIK menjadi $92,000.
Jika Anda profit lagi jadi $103,000, batas naik jadi $93,000.

Masalahnya: Jika dari $103,000 Anda rugi kembali ke $100,000 (Break Even secara total), akun Anda tetap hangus/banned! Padahal saldo Anda masih utuh $100k. Tapi karena batasnya sudah naik ke $93k dan tidak bisa turun lagi, ruang gerak Anda menyempit.

💡 Verdict Senior: Untuk pemula, HINDARI Trailing Drawdown sebisa mungkin. Pilihlah firma tipe Static atau Balance Based seperti FTMO atau Funding Pips. Trailing Drawdown hanya cocok untuk scalper berpengalaman yang jarang menahan posisi floating.
BANDINGKAN TIPE DRAWDOWN →

By: Edisikurasi

Posting Komentar