Risk Reward Ratio (RRR) 1:3: Kunci Lulus Evaluasi Meski Winrate Rendah
Trader pemula terobsesi dengan Winrate (Tingkat Kemenangan). Mereka ingin strategi yang benar 90% dari waktu.
Trader Funded terobsesi dengan Risk Reward Ratio (RRR). Mereka tidak peduli jika salah 6 kali dari 10 trade, asalkan 4 kemenangan sisanya bisa menutupi kerugian plus profit besar.
Kekuatan Magis 1:3
RRR 1:3 artinya: Anda meresikokan $1 untuk mendapatkan $3.
Contoh: SL $100, TP $300.
Mari kita simulasikan 10 kali trade dengan Winrate buruk (hanya 30% menang, 70% kalah).
- 7 Trade Kalah x $100 = -$700 (Rugi)
- 3 Trade Menang x $300 = +$900 (Untung)
- Net Profit: +$200.
Lihat? Anda lebih sering salah daripada benar, tapi akun Anda tetap tumbuh hijau. Inilah rahasia kenapa trader SMC atau Supply Demand bisa bertahan lama di industri ini. Mereka adalah Sniper, bukan penembak mesin.
Bagaimana Cara Mendapat RRR 1:3?
Anda tidak bisa memaksakan pasar memberi 1:3 setiap saat. Kuncinya adalah Memperkecil Stop Loss, bukan memperlebar Take Profit secara tidak realistis.
- Turun Timeframe (LTF): Analisa di H4, tapi cari entry di M5 atau M1. Ini memungkinkan Anda menaruh SL sangat tipis di balik struktur kecil.
- Kesabaran Ekstrem: Setup 1:3 tidak muncul setiap jam. Mungkin hanya 2-3 kali seminggu. Anda harus rela duduk diam ("Duduk di atas tangan") saat tidak ada setup.
Kesimpulan
Di Prop Firm, konsistensi adalah segalanya. RRR 1:3 memberikan Anda "bantal empuk" untuk mendarat saat Anda melakukan kesalahan. Fokuslah mencari kualitas setup, bukan kuantitas trade.
GUNAKAN TRADINGVIEW UNTUK MENGUKUR RRR →By: Edisikurasi
%2013%20Kunci%20Lulus%20Evaluasi%20Meski%20Winrate%20Rendah.png)
Posting Komentar